Muqodimah 4


Mubtada dan Khobar

Susunan kalimat jumlah ismiyah terdiri dari pola mubtada (subjek) dan khobar (predikat).
Mubtada adalah: isim marfu’ yang terletak diawal kalimat.
Dari definisi ini diketahui bahwa syarat-syarat khobar yaitu:
1.Isim
2.Hukumnya marfu’
3.Letakkanya diawal kalimat

Khobar adalah: isim marfu’ yang terletak setelah mubtada.
Diketahui bahwa yang disebut khobar:
1.Isim juga
2.Hukumnya marfu’
3.Terletak setelah mubtada

Khobar arti secara harfiah ialah berita atau menejelaskan. Maka khobar berfungsi sebagai memberitakan atau menjelaskan mubtada.

Contoh:
—————————–
| الرَّجُلُ | جَمِيْلٌ |
—————————–
| K | M |
—————————-

Laki-laki itu (adalah) tampan

*M : Mubtada
*K : Khobar

الرَّجُلُ adalah isim yang terletak diawal kalimat, hukumnya dibaca marfu’ tandanya dhomah. Maka dia menjadi mubtada.

جَمِيْلٌ adalah isim yang terletak setelah mubtada, hukumnya dibaca marfu’ tandanya dhomah. Maka dia menjadi khobar.

Demikian muqodimah dari kami, untuk selanjutnya insya Allah kita akan mempelajari pola mubtada dan khobar dalam 14 pelajaran. Semoga Allah memberi manfaat ilmu yang sedikit ini bagi kita semua sehingga berbunga jariyah ratusan persen, amin …

4 thoughts on “Muqodimah 4

  1. Assalamu’alaikum..akhi/ukhti..terimakasih atas infonya..kalo boleh..saya minta tlg upload buku nya..dengan PDF..saya di riyadh..susah nemuin buku2 versi bahasa indonesia..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s